Seorang
pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran dan berbagai profesi lainnya tidak lepas
dengan perangkat laptop maupun komputer. Laptop telah menjadi alat bantu yang
sangat praktis terutama yang berhubungan dengan menulis. Keseharian seseorang
sangat bergantung pada laptop, terlebih di zaman modern saat ini. Ada banyak
kegunaan yang bisa diperoleh darit teknologi ini, seperti menulis, mengirim
email, mendengarkan musik, menonton film, menulis, dan berbagai keperluan yang
mendukung lainnya.
Laptop
dirancang berdasarkan fungsinya, dimana ada laptop yang memiliki spesifikasi
biasa atau normal, ada juga berspesifikasi gaming
dan desain serta mampu menjalankan
banyak aplikasi yang memiliki beban yang tidak sanggup dipikul oleh laptop
biasa. Biasanya laptop spesifikasi gaming
ini memang dirancang kuat dan tahan menggunakan banyak software. Laptop gaming
maupun laptop berspesifikasi tinggi umumnya berlabel perangkat keras grafis
seperti Nvidia dan bermacam jenisnya serta Amd yang juga banyak jenisnya.
Melihat kemampuan yang sedemikian rupa tentu harus dibayar dengan harga yang
lebih mahal dari harga laptop biasa. Memiliki laptop yang dapat menampung
banyak game dan software merupakan idaman para gamer dan peminat software.
Seperti aplikasi After Effect, Adobe Photoshop, Coreldraw dan juga game Dota 2,
Pes 201x, Tomb Rider, Assasins Creed dan sebagainya. Bahagia sekali bagi
kalangan remaja bila laptopnya bisa mengoperasikan semua itu dengan lancar.
Kelebihan
laptop yang beragam tentu sangat menyedihkan bila semua itu dicederai oleh
laptop yang yang terkena virus, tiba-tiba laptop lambat merespon perintah,
beberapa aplikasi mengalami error dan banyak perihal yang mengesalkan
penggunanya. Solusi yang mucul pertama kali dibenak seseorang adalah instal ulang,
padahal solusi permasalahan laptop tidak selamanya harus diselesaikan dengan
instal ulang, perlu diketahui bahwa semakin sering menginstal ulang maka
kinerja hardisk akan semakin melemah layaknya menonton film yang tersimpan di
dalam flashdisk yang juga akan
memperpendek umur flashdisk. Selama
proses install ulang biasanya teknisi memformat hardisk walapupun ada juga yang tidak. Namun keseringan menginstall
ulang akan berdampak pada kinerja laptop seperti terlalu lama hidup, dan laptop
akan sering loading akibat hardisk yang sudah melemah. Kenapa?
Karena sistem operasi atau yang kita kenal windows
( 7, 8, 8.1 dan 10) tersimpan di dalam hardisk. Bila hardisk melemah maka akan
kesulitan bagi laptop beropersi. Lalu bagaimana cara mengatasi semua itu, ada beberapa
tips yang bisa kita lakukan, mari disimak.
1. Membuat sistem restore (Baca: Membuat Sistem Restore)
yang akan
membackup kondisi laptop saat sebelum bermasalah
2. Menginstall Anti Virus dan mengupdatenya, biasanya
anti virus akan terupdate
otomatis bila laptop terhubung dengan wifi seperti anti virus AVG dan Avast
3. Menghindari mencolok flashdisk karena beresiko
bervirus
4. Berhati-hati dalam mendownload film atau aplikasi,
karena biasanya link
download banyak yang menipu dan berisi aplikasi yang tidak
jelas.
5. Mematikan aplikasi yang otomatis aktif saat laptop
pertama kali menyala,
caranya klik tombol ctrl + alt + del bersamaan di windows
8 atau 10 lalu pilih
task manager kemudian pilih start up maka akan muncul
aplikasi-aplikasi yang
otomatis aktif saat laptop pertama kali menyala. Klik
kanan pada aplikasi
tersebut pilih disable. Langkah ini bertujuan agar laptop
tidak terlalu lama saat
dihidupkan
6. Install aplikasi Ccleaner versi terbaru bisa search
banyak tersedia di Google (boleh komentar dibawah jika tidak mengerti cara
memakainya)
Seperti
itulah cara-cara merawat laptop, saya sendiri selama 3 tahun menerapkan tips
diatas dan laptop saya tidak pernah lambat akibat virus maupun saat pertama
kali menyala. Teman-teman bisa berkomentar permasalahan laptopnya di kolom
komentar. Siapa tau saja saya bisa membantu.



Cleaner itu gimana cara pakenyaa?
ReplyDeleteklo mau bersihkan sampah registry hasil uninstall aplikasi.
ReplyDeletecaranya buka CCleaner pilih registy tros scan for issues tunggu smpe selesai trakhir pilih fix selected issues lalu pilih no jika disuruh backup
dan terakhir sekali pilih fix all selected issues